Minggu, 24 April 2011

Memahami Positioning Product Jasa Pendidikan


Dalam perkuliahan manajemen pemasaran jasa pendidikan tepatnya hari rabu tanggal 20 April 2011, Pak Amri M.Pd selaku dosen mata kuliah tersebut menjelaskan bab Memahami Positioning Product Jasa Pendidikan, berikut ini adalah reportase perkuliahan tersebut.
Positioning adalah bagaimana kita meletakan dan menentukan produk yang akan kita jual tepat pada sasaran. Misalnya saja suatu produk yang digunakan untuk orang orang kaya harus berada dan dipasarkan  ditempat yang elit seperti pusat perbelanjaan kelas atas, bukan tempat menegah kelas kebawah dan lingkungan perdagangan atau bisnis.Positionig masih berkaitan dengan segmentasi, beberapa hal yang diperhatikan dalam positioning yang pertama adalah competitive advantage, intentive competitive advantage. Competitive advantage terdiri dari product, service, personal, dan image. Sedangkan communicating dan delivering merupakan proses menyampaikan barang. Faktor yang dipertimbangkan dalam positioning yakni  barang itu sendiri dan service.
Selanjutnya dosen Amril Muhammad,SE.,M.Pd , melanjutkan pembahasan tentang positioning terkait dengan marketing mix. Marketing mix terdiri dari komponen product, price, place, promation.
Product dibagi lagi menjadi costumer produk dan industrial produk. Pertama PakAmril, M.Pd akan menjelaskan tentang costumer produk , costumer produk dibagi lagi menjadi convenience, shopping dan specallity. Menurut beliau convenience yang dimaksud dalam costumer produk adalah Consumer produk ialah suatu barang yang sudah dinikmati sendiri. Contohnya jika kita membeli baju, dan untuk dikenakkan sendiri. Consumer produk terbagi 4 yaitu : Convenience yaitu barang yang dibeli secara terus menerus. misalnya jika kita lapar, maka kita membeli makanan dan dilakukan secara berulang kali, shopping product ialah pemilihan secara selektif, specialty product ialah adanya suatu barang hanya di waktu tertentu. Misalnya benda-benda yang ada di laut, unsought ialah membeli barang karena factor ikut – ikutan karena adanya suatu trend dan adanya suatu trik agar orang membeli ( diskon ).
Production attribute adalah kualitas, daya tahan, kehandalan, precious, easy to operate, fiturnya, desin produknya dan tempat untuk perbaikanya mudah. Brand yaitu istilah suatu produk, tanda (sign), dan symbol suatu barang. Packaging ( kemasan ). Berikutnya labeling yang hampir sama dengan brand. Contohnya jika kita membeli minum air putih, pasti ingatnya merek aqua padahal merek yang ada vit. Contoh kedua yaitu kita menyebutkan busway, padahal nama sebenarnya seharusnya transjakarta. Product Support Service, contohnya adalah hp merek nokia yang diketahui tempat service nya mudah dicangkau dimana-mana dan kelengkapan property seperti chasing, headsheet dan lain-lain terdapat dimana-mana.
Place
Berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran.Keputusan penentuan lokasi dan saluran yang digunakan untuk memberikan jasa kepada pelanggan melibatkan pemikiran tentang bagaimana cara mengirimkan atau menyampaikan jasa kepada pelanggan dan dimana hal tersebut akan dilakukan. Ini harus dipertimbangkan karena dalam bidang jasa sering kali tidak dapat ditentukan tempat dimana akan diproduksi dan dikonsumsi pada saat bersamaan. Saluran distribusi dapat dilihat sebagai kumpulan organisasi yang saling bergantungan satu sama lainnya yang terlibat dalam proses penyediaan sebuah produk/pelayanan untuk digunakan atau dikonsumsi. Penyampaian dalam perusahaan jasa harus dapat mencari agen dan lokasi untuk menjangkau populasi yang tersebar luas.
Sebagai salah satu variabel marketing mix, place / distribusi mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu perusahaan memastikan produknya, karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat.
Promotion:
merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasa. Menurut Philip Kotler promotion tools didefinisikan sebagai berikut :
1. Advertising (Periklanan)
Suatu promosi barang atau jasa yang sifatnya non personal dilakukan oleh sponsor yang diketahui.
2. Personal selling (Penjualan perorangan)
Penjualan perorangan yang dilakukan oleh para wiraniaga yang mencoba dan membujuk untuk melakukan penjualan sekaligus.
3. Sales promotion (Promosi penjualan)
Suatu kegiatan yang dimaksud untuk membantu mendapatkan konsumen yang bersedia membeli produk atau jasa suatu perusahaan.
4. Public relation (Publisitas)
Suatu kegiatan pengiklanan secara tidak langsung dimana produk atau jasa suatu perusahaan disebarluaskan oleh media komunikasi..

Kamis, 14 April 2011

Revisi Segmentasi Usaha


Revisi Segmentasi Pasar
Nama    : Feby Sukma Avianti
Kelas     : MP non reg 09
Jenis Usaha :
Membuka usaha dibidang harus memiliki trik khusus, karena jasa merupakan sesuatu yang abstrak dan tidak dapat disimpan dan kualitas jasa ditentukan dari interaksi konsumen dan produsen. Dalam membuka usaha jasa di bidang pendidikan, saya memilih membuka usaha sekolah kursus music, mengapa saya memilih usaha itu ?, alasannya karena saya melihat di acara televisi banyak sekali anak-anak kecil hingga remaja yang berminat bermain music dan menjadi pemusik yang terkenal. Apalagi zaman sekarang banyak sekali event yang menampilkan performance music yang menarik perhatian masyarakat. Saya juga melihat banyak orang yang suka music dan serius mengeluti bidang music. Saat ini banyak orang tua yang igin anaknya berkembang bukan hanya dibidang pelajaran tetapi juga dibidang seni seperti misalnya memainkan alat music.
Sekolah kursus music yang ingin saya dirikan terdiri dari kursus alat music diantaranya piano, keyboard, gitar, drum, bass, melody, biola dan saxophone, selain itu kursus binavokalia atau biasa disebut les bernyanyi.  Kelas kursus alat music di golongkan menjadi regular dan private. Regular terdiri dari lebih dari 5 siswa dan kurang dari 15 siswa yang ingin belajar alat music, dan setiap 4 bulan sekali ada pengujian melalui prektek memaikan alat music di muka umum dan apabila sudah lulus maka akan naik ke level berikutnya. Adapun kelas private terdiri kurang dari 4 siswa dengan kurikulum yang berbeda dan harganya sedikit lebih mahal, karena cara pebelajarannya yang intensif.
Selanjutnya saya akan mejelaskan tentang segmentasi usaha yang akan saya buka :
1.       Faktor Geografis
v  Nation ( Bangsa )
Dilihat dari perkembangannya membuka sekolah music hanya untuk didalam negeri saja terlebih dahulu, karena dinegara lain sekolah music sudah lebih maju dibandingkan di Indonesia.
v  City (kota)
Letak sekolah music ini tentunya berada diperumahan yang terletak di pusat kota, karena minat anak kota terhadap music dan belajar alat music modern jauh lebih tinggi dibandingkan anak desa yang cendrung menyukai alat music tradisional. Tepatnya dipusat kota yaitu dikawasan perumahan elit anak-anaknya cendrung tertarik dalam mengikuti berbagai kursus.

2.       Faktor Demografis
v  Usia
Peserta didik disekolah music ini berusia mulai dari 5 tahun dan sekurang-kurangnya 30 tahun, Alasan untuk umur 5 tahun, karena diumur 5 sampai dengan 12 tahun otak anak sedang berkembang sehingga lebih mudah dalam belajar memainkan alat music, dan untuk batas umur 30 tahun karena otak orang tua akan lebih sulit menerima notasi nada sehingga dalam belajar memainkan alat music orang tua jelas lebih sulit dibandingkan anak-anak .
v  Gender
Dalam hal gender sekolah music in tidak ditentukan, jadi baik pria dan wanita dapat mengikuti kursus music ini.
v  Pendapatan
Kursus music ini untuk kalangan menegah dan kalangan atas yang memiliki gaji lumayan besar, karena orang tua yang berada dikalangan menegah dan atas akan memotivasi anaknya untuk memiliki bakat lain selain dibidang pelajaran.
v  Target Positioning
Anak-anak dan remaja dari sekolah negeri maupun swasta yang menengah atas.

3.       Faktor  Pshycografis
v  Personality
Dilihat dari factor personality, tentunya peserta didik mengingikan fasilitas lengkap dan nyaman . kursus music ini  setiap studio akan dilengkapi kedap suara dan pendingin ruangan, selain itu ada ruang tunggu dan kantin untuk orang tua yang menunggu anaknya yang sedang kursus music.
v  Lifestyle
Kursus music ini menyediakan berbagai alat music sesuai dengan gaya hidup seseorang dan passion seseorang untuk terjun belajar bermain musik. Ada  orang yang suka dengan music rock, ada yang suka dengan lagu santai seperti pop dan jazz.
4.       Behaviour
v  Perilaku
Saat ini orang tua tidak hanya melihat kreatifitas dan kepandaian seorang anak tidak hanya dari pelajaran sekolah, tetapi juga dari kreatifitas dan kepandaian dibidang seni, oleh karena itu sekolah music sudah banyak peminatnya.
v  Loyalits terhadap masyarakat
Kursus music ihttp://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7650869151122323644ni akan menjanjikan peserta didik percaya diri tampil diatas panggung dan menjanjikan peserta didik dapat mengikut berbagai lomba memainkan alat music. Sehingga orang tua anak didik tersebuat akan bangga dengan kreatifitas yang dimiliki anaknya.