Rabu, 18 Mei 2011

reportase perkuliahan ke-9


 DISTRIBUTION, FRANCHAISE,MLM
Suatu produk atau jasa harus ditempatkan pada tempat yang tepat, dalam mix marketing place (distribution) dibagi menjadi enam yakni langsung, intermediatery ,hybrid, multi level marketing, e-commerence, dan tetemarketing. Dalam distribusi langsung ini produk ditaru di toko atau otlet yang yang dimiliki oleh produsen contohnya : produk sepatu Nike yang mempunyai outlate sendiri menjual produknya di outlet atau toko Nike sendiri dan hal ini menambah keyakinan konsumen jika membeli produk Nike di toko nya langsung memugkinkan produk tersebut original. Sedangkan untuk intermedaitery produk tersebar di agen-agen, supermarket, dan toko milik orang, misalnya saja semua barang yang dijual di agen atau supermarket tanpa memiliki toko sendiri dan menggunakan system bagi hasil. Yang ketiga adalah distribusi hybrid distribusi produk ini melalui dau tahapan yakni toko atau agen orang lain dan outlet milik sendiri misalnya saja produk handphone nokia yang memiliki outlet resmi penjualan nokia, selain menjual di outlet resmi nokia juga mejual ke toko-toko di luar outlet resmi nokia. Selanjutnya multi level marketing yang menggunakan system naik pangkat apabila telah merekrut banyak member contoh MLM adalah Oriflame, Tiensi dan lain-lain. Kelima pendistribusian produk melalui e-commerence melalui media online seperti kaskus.com, toko bagus.com dan masih banyak lagi, akhir-akhir ini marak sekali transaksi memlalui media online seperti ini walaupun ada beberapa yang kecewa seperti barang yang tidak sesuai atau pendistribusian yang tidak sampai. Terakhir adalah telemarketing yang digunakan untuk pendistirbusian pulsa melalui agen pulsa, kartu kredit yang dilakukan melalui telepon dan asuransi. Dari keenam pendisribusian/penempatan hal yang terpenting adalah barang yang diinginkan konsumen sampai ke tangan konsumen.
            Selanjutnya Pak Amril, M.Pd menjelaskan alasan dalam memilih saluran distribusi yaitu : efisiensi biaya maksudnya dengan adanya pendisrtibusian semua produk yang dibuat tidak perlu membuat toko sendiri, pendistribusian membuat produsen fokus dengan produksi produk atau jasa tanpa memikirkan proses pendistirbusian. Alasan selajutnya adalah mempertimbangkan kualitas misalnya motor Honda yang mendistribusikan pada agen Astra menyediakan montir ahli untuk memperbaiki service motor tersebut. Selanjutnya alasan tentang sumber daya manusia apabila produsen memilih memiliki toko sendiri maka sumber daya manusia yang dibutuhkan juga semakin banyak. Alasan terakhir adalah pergudangan, produk suatu perusahaan lebih baik cepat didistribuskan dibandingkan dengan disimpan digudang. Prinsip dari distribusi ini bagaimana cara mendekati pelanggan.

Reprotase perkuliahan ke-6

Pricing and promotion
Perkuliahan manajemen pemasaran jasa pendidikan yang diadakan pada hari rabu tanggal 11 mei 2011, pak amril M.Pd selaku dosen kelas manajemen pendidikan non regular 2009 menjelaskan kelanjutan dari materi perkuliahan mix marketing yang terdiri dari product, price, promotion abd place. Kali ini pak Amril  menjelaskan tentang price dan promotion karena sebelumnya beliau telah menjelaskan product.
“Pricing  adalah sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dari pemilikan dan penggunaan jasa. Pricing decision dibagi menjadi internal factor and external factor “, ucap Pak Amrli dalam perkuliahan tersebut. Selanjutnya mengenai beragai macam factor internal disebtukan oleh Pak Amril , M.Pd yang pertama adalah cost/harga, harga ditentukan oleh biaya baku yang ditambah dengan tenaga kerja dtambah dengan OH dan ditambah dengan laba. Selanjutnya factor yang kedua adalah marketing mix strategy yang berari barang sama dijula ditempat yang berbeda akan menghasilkan harga yan berbeda juga. Factor internal yang ketiga marketing ocjective.
Faktor yang kekempat adalah organization consideration yang berarti pertimbangan-pertimbangan suatu organisasi yang terkaitdengan sumber daya manusia, produk dan covernya. Factor internal adalah faktor-faktor yang ada didalam perusahaan atau organisasi,misalnya saja suatu sekolah yang merancang RAPBS .
Selain factor internal dibahas juga mengenai factor eksternalnya dalam pemasaran. Pertama factor pure competition maksudnya kompetisi pemasaran ini pure bersaing dengan competitor prodak atau jasa lain dalam menentukan harga. Factor kedua adalah monopoli maksud dari factor ini perusahaan tersebut menguasai price dan promotion produk itu sendiri contoh PLN hanya stu-satunya produsen listrik di Indonesia sehingga PLN dengan mudah menaikan dan menurunkan harga tanpa memikirkan persaingan dengan yang lain. Ketiga adalah ologarki penjelasan dari factor ini adalah sekelompok perusahaan yang menentukan harga produk atau jasanya. Dalam menentukan harga perusahan atau produsen melihat hukum permintaan yakni makin banyak permintaan maka makin tinggi pula harga produk, dan sebaliknya. Diluar factor eksternal juga terdapat other external factor yang mempengaruhi pricing yakni factor politik, social, hukum, ekonomi, dan geogarfi.