Selasa, 29 Maret 2011

Reportase Perkuliahan ke-4


SEGMENTASI DAN TARGETING
Dunia usaha selalu terkait dengan yang namanya pasar, mengapa demikian tentu karena semua usaha apapun jenisnya perlu adanya pemasaran (marketing) agar produknya dapat diminati banyak orang. Dalam mendalami ilmu marketing, kita juga perlu mengetahu seluk beluk pemasaran, pasar dan segmen pemasaran prodak. Semua orang tentu mengetahui pasar yang merupakan tempat bertemunya pembeli potensial dengan penyedia layanan/prodak . Perlu kita ketahui bahwa ada 3 hal penting yang terkait dengan pasar yang pertama penjualan secara besar (mass marketing) yang bias kita lihat contohnya pada produk coca-cola, ciri-ciri mass marketing biasanya dipasarkan dengan harga yang relative murah. Selanjutnya variety marketing atau pemasaran yang bervariasi, suatu usaha baik jasa maupun produk selalu memeberikan variasi-variasi agar konsumen dapat memilih apa yang mereka inginkan . Contohnya saja Universitas yang memberikan layanan kelas regular jug menyediakan pilihan lain berupa kelas non regular, ada juga contoh lain seperti sekolah yang meyediakan kelas regular, exel, ada juga kelas bilingual. Terakhir target marketing , disinilah kita dapat mengetahui segmen pasar. Apa itu segmen pasar ? seorang usahawan ataupun marketer haruslah mengetahui segmen pasar untuk setiap usaha yang mereka bangun . Segmen pasar adalah dilihat dari kebutuhan, karakteristiknya, perilaku konsumen . Selanjutnya Pak Amril, M.Pd selaku dosen manajemen pemasaram jasa pendidikan menjelaskan “ Dalam segmen pasar  pertama yang harus menjadi dasar penidentifikasian adalah geogarfis, demografis, psycografis dan behavior. Yang kedua profil segmen dikembangkan, contohnya apabila seorang ingin membangun sekolah TK harus diketahui dulu segmennya apakah lingkungan TK tersebut orang kaya atau orang sederhana, apabila orang kaya maka dibuat TK yang bertaraf intrenasional terdapat subjek belajar bahasa inggris,seperti sekolah Al-Azhar” , ucap Pak Amril, M.Pd dalam perkuliahan manajemen pemasaran jasa pendidikan. Segmen geografis terbagi menjadi nation dalam hal ini kita harus melihat kita menjual prodak didalam local atau luar negeri.  Selanjutnya state, hal ini terkait dengan peraturan suatu Negara, berikutnya region segmen ini perlu diperhatikan karena setiap wilayah berbeda-beda dan terakhir city terbukti dengan berjualan di kotalebih mudah dari pada di desa terkait daya beli masyarakatnya. Berikutnya segmen demografis dilihat dari usia, contohnya membuat sekolah harus tahu dari tingkat usia, yang kedua dari segmen demografis gender, ukuran keluarga dan target positioning yang terkait dengan pendapatan .
 Ketiga adalah faktor Psycografis, membagi segmentasi menjadi :sosial, berdasarkan level atau kelas sosial dalam masyarakat, gaya hidup atau life style , berdasarkan sederhana selera atau glamournya selera masyarakat, personality atau individu.
Terakhir dalah faktor behaviour atau perilaku, membagi segmentasi menjadi m anfaat, status penggunaan, sering tidaknya digunakan, loyalitas, kesiapan konsumen,sikap terhadap produk, tipe positif dan negative, relationship buyers, transaction buyer .
Feby Sukma Avianti
MP Non reg 09
1445096072

Senin, 21 Maret 2011

REPORTASE perkuliahan ke-3

Analisa Lingkungan Organisasi Pendidikan
Dalam dunia pemasaran, penganalisisan lingkungan organisasi dibutuhkan dalam pemasaran organisasi termasuk dalam organisasi pendidikan .Apa yang dimaksud dengan lingkungan pemasaran ? Lingkungan Pemasaran merupakan pelaku dan kekuatan diluar pemasaran yang berdampak pada kemampuan mengelola pemasaran, untuk mengembangkan dan menjaga transaksi dengan pelanggan bisa terjadi secara lancar. Lingkungan pemasaran yang dibagi menjadi dua yaitu lingkungan internal dan eksternal menjadi sasaran analisa lingkungan pemasaran. Dalam lingkungan internal terdapat faktor manusia, maksud faktor manusia disini yakni seseorang dalam lingkungan organisasi haruslah memiliki kompetensi, yakni orang yang mampu melakukan kegiatan dan tanggung jawab pada pekerjaan tersebut. Selain kompetensi yang terkait dalam factor manusia adalagi penempatan (placement) , misalkan saja guru yang memiliki kompetensi mengajar ditempatkan di bidang administrasi yang tak sesuai dengan minatnya, hal ini dapat menyebabkan kinerja guru tersebut tidak maksimal oleh karena itu penempatan sangatlah penting. Hal lain yang berkaitan dengan factor manusia adalah promosi, semua pegawai pasti mengingikan adanya kenaikan jabatan maka promosi tentu mempengaruhi lingkungan internal dalam pemasaran. Setelah factor manusia ada juga faktor kebijakan dalam organisasi menggambarkan visi,misi yang akan dicapai,aturan-aturan yang digunakan, visi dan misa untuk menggambarkan arahnya suatu organisasi tersebut. Kebijakan tampak dengantarget yang akan dicapai .contohnya sekolah yang ingin memiliki siswa yang banyak harus menyediakan ruang kelas yang banyak juga agar siswa dapat tertampung. Faktor lain dari pada itu adalah kepemimpinan berbagai jenis pemimpin misalnya pemimpin otoriter yang kebijakannya harus dipatuhi ,kepemimpinan yang moderat berarti sama dengan demokrtais ada juga pemimpin yang lepas tangan dan ada pula yang task oriented yaitu yang berorientasi pada tugas. Seorang pemipin perlu adanya monitoring dan evaluasi dalam rangka mengetahui apakah segala sesuatu yang direncanakan berjalan dengan lancar. Faktor internal yang mempengarui yaitu reward system dengan maksud seseorang penting mendapatkan penghargaan, penghargaan dapat berupa material (gaji,tunjangan )dan non material (pujian) . Selanjutnya ada culture ayitu nilai value biasa digambarkan memalui identitas. Selanjutnya mengenai faktor lingkungan eksternal, ada beberapa faktor yang pertama ada demogarfi yang terkait kepadatan penduduk,lokasi dan tempat tinggal, usia, gender, ras, occupation (pekerjaan).Faktor kedua lingukngan ekonomi dimaksud disini adalah daya beli, faktor ketiga adalah natural environment (lingkungan alam) setiap bencana yang terjadi didunia pasti akan mempengarugi lingkungan pemasaran. Selanjutnya lingkungan politik dan lingkungan budaya juga ikut mempengaruhi pemasaran suatu produk.

Selasa, 08 Maret 2011

Reportase perkuliahan ke-2

Memahami karakteristik,klasifikasi konsep dasar jasa

Dalam memahami manajemen pemasaran dan jasa pendidikan diperlukan pemahaman terhadap jasa. Pengertian jasa adalah suatu aktifitas atau serangakian aktifitas (kegiatan) diamana terjadi interaksi dengan manusia maupun mesin dan disediakan untuk memusakan pelanggan.
Contoh :
• Sebuah bengekel menyediakan layanan tune up atau cuci steam dan perbaikan mesin lainnya
• Bank menyediakan ATM di banyak tempat untuk mepermudah nasabah mengambil uang dimanapun berada, bahkan kini ada ATM drive thru yang disediakan Bank Mandiri didaerah Pondok Indah
• E-tol card untuk pelayanan cepat didalam jalan tol sehingga orang tidak perlu lagi membayar dengan uang tunai apabila mempergunakan e-Tol card.
Produsen jasa menghasilkan berbagai service dengan maksud untuk memuaskan pelanggan dan membuat segalanya menjadi efektif dan efisien. Selain daripada itu ada beberapa hal yang harus di pikirkan dalam memasarkan jasa :
1. Kemasan ,karena kemasan menunjukan identitas barang yang dijual
Dahulu es krim walls menunjukan dalam kemasanya bahwa wall di produksi dari pihak Unilever,maka terjadi ketidak lakuan pada produk tersebut sehingga kini Wall hanya mengiklan kan bahwa produknya berasal dari produksi PT Walls.
2. Produsen jasa harus pintar dalam memilih segmen
Segmen apa yang
3. Karena sifat jasa yang abstrak maka harus ada penambahan fitur
KCF yang dulu hanya menyediakan paket untuk anak-anak kini telah menginovasi pelayanannya kini makanan yang tersedia di KFC dapat dinikmati remaja dan orang dewasa, bahkan ditambah dengan menu deser seperti es krim, pudding dan waffle.
4. Pemasaran dari segi orang yang terdahulu atau yang sudah dikenal dalam organisasi tersebut
Universitas yang memiliki lulusan yang ternama dan menjadi contoh masyarakat seperti mentri serta mampu memasarkan hasil karyanya seperti buku,dapat menarik minat seseorang untuk masuk ke Universitas tersebut. Contohnya seperti paramadina yang menjadi maju karena adanya tokoh seperti nurcholis majid
5. Menggunakan brand ambassador
Produk Lux yang memasarkan bahwa produknya itu membuat kulit cantik dan bersih tentu akan memilih icon produknya artis yang cantik. Dalam mencari icon atau brand ambassador prodak tersebut haruslah memiliki criteria khusus misalnya cantik dan berperstasi, juga memliliki nama baik. Maka apabila artis brand ambassador tersebut tidak dapat menjaga sikapnya dengan baik akan segera diganti dengan artis yang lain.
6. Penempatan Lokasi
Penempatan merupakan hal yang tidak bias diabaikan,misanya suatu sekolah atau universitas yang masjidnya ditempatkan untuk area umum, maka akan banyak orang mengenal sekolah atau universitas tersebut missal sekolah Al-Azhar yang mesjidnya di lokasikan untuk umum menarik minat orang mengetahui tempat tersebut.
Inti dari pelayanan jasa adalah kepuasaan konsumen. Kepuasan pelanggan berbeda-beda, tidak semua orang senang dengan pelayanaan yang praktis karena tergantung kebutuhan orang tersebut ,contohnya pada penggunaan e-tol card tidak semua orang memakai kartu tersebut,karena penggunaan tersebut harus mendepositokan uang dahulu baru bisa dipakai .
Dengan demikian dapat disebutkan bahwa karakteristik Jasa :
1. Intangible (abstrak)
2. Dibeli baru diproduksi
3. Tidak dapat disimpan
4. Kualitas ditentukan dari interaksi produsen dan konsumen
Faktor Kunci Jasa :
o Renewing service
Memperbaharui jasa yang ditawarkan, misalnya bank yang dahulu hanya tempat menabubg uang kini telah berinovasi menghadirkan berbagai layanan menabung yang mempermudah nasabah contoh: tabungan haji, tabungan anak-anak,deposito,reksadana,saham,obligasi.
o Localizing Service Point
Menentukan tempat lokasi yang tepat untuk mempromosikan produsen jasa. Misal restaurant Abuba steak yang dahulu hanya membuka restaurant di Fatmawati,kini telah membuka cabang ditempat lain seperti di Jalan Sabang ,di Gading Serpong dan sebagainya.
o Leverage Contrac
Perlu ada kesepakatan diawal ,misalnya seorang yang ingin masuk disuatu universitas dan mengambil jurusan tertentu maka harus tau mata kuliag apa yang diambil dan tentunya harus membayar di awal perkuliah baru mengikuti proses pembelajaran.
o The Promosion illustration
Memasarkan suatu produk dengan bentuk seperti koran ,misalnya Careefour, Alfamart, dan Indomart.
o Strategic Value
Dapat meyakini orang-orang agar berkata “ya” untuk produk tersebut.
Agar suatu tempat usaha jasa dikatakan strategi :
1. Mengetahui tentang segmen pasar
2. Pemintaan
3. Persaingan
4. Cepat dalam melakukan tindakan

Feby Sukma Avianti
Manajemen Pendidikan Non regular 09